Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar Forum Dekan Adab dan Humaniora PTKIN se-Indonesia pada 11–13 Mei 2026 di lingkungan kampus UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Kegiatan Forum Dekan Adab ini membahas revitalisasi keilmuan adab dan humaniora di era siber untuk penguatan kurikulum cinta, ekoteologis, dan peradaban bangsa. Selain itu, forum ini menjadi ruang strategis bagi para pimpinan Fakultas Adab dan Humaniora PTKIN dalam memperkuat jejaring akademik nasional.
Bahas Revitalisasi Keilmuan Adab dan Humaniora
Forum tersebut menghadirkan para Dekan Fakultas Adab dan Humaniora dari berbagai PTKIN di Indonesia. Selanjutnya, para peserta mendiskusikan pengembangan kurikulum, penguatan riset, serta respons akademik terhadap tantangan era digital.
Dalam sambutannya, Anwar Sanusi menegaskan bahwa keilmuan adab dan humaniora memiliki posisi penting dalam membangun karakter bangsa.
Menurutnya, pendidikan humaniora harus mampu menghadirkan nilai kemanusiaan, moderasi, dan kepedulian ekologis di tengah perkembangan teknologi siber.
“Forum ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi dan pertukaran gagasan antar Fakultas Adab dan Humaniora PTKIN se-Indonesia. Revitalisasi keilmuan adab dan humaniora harus diarahkan untuk memperkuat kurikulum cinta, kesadaran ekoteologis, dan kontribusi nyata bagi peradaban bangsa,” ujarnya.

Penguatan Kurikulum dan Perspektif Ekoteologis
Kegiatan ini juga menghadirkan Aan Jaelani sebagai narasumber utama. Dalam forum tersebut, peserta membahas berbagai isu strategis terkait penguatan pendidikan tinggi Islam berbasis humaniora.
Selain itu, forum menyoroti pengembangan kurikulum berbasis kasih sayang, perspektif ekoteologis, serta kontribusi ilmu adab dan humaniora dalam pembangunan peradaban bangsa yang berkelanjutan.
Dengan demikian, forum ini diharapkan mampu melahirkan gagasan akademik yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Ziarah Maqbaroh Sunan Gunung Djati
Selain agenda akademik, rangkaian kegiatan juga diisi dengan ziarah ke Maqbaroh Sunan Gunung Djati.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan nilai spiritual, historis, dan kultural. Sementara itu, ziarah juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antar pimpinan Fakultas Adab dan Humaniora PTKIN se-Indonesia.
Adapun peserta ziarah berasal dari berbagai PTKIN, di antaranya UIN Jakarta, UIN Banten, UIN Alauddin Makassar, UIN Raden Fatah Palembang, UIN Raden Intan Lampung, UIN Jambi, UIN Surakarta, UIN Imam Bonjol Padang, UIN Bandung, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, dan UIN Saizu Purwokerto.
Perkuat Jejaring Akademik Nasional
Melalui forum ini, FUA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap dapat memperkuat kerja sama antar-PTKIN dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Lebih lanjut, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam meneguhkan peran keilmuan adab dan humaniora sebagai fondasi pembangunan bangsa yang moderat, humanis, ekologis, dan berdaya saing global.
Akhirnya, seluruh peserta forum berkomitmen untuk terus mendorong inovasi akademik dan penguatan pendidikan tinggi Islam di era siber.

Hashtag Publikasi
#ForumDekanAdab
#HumanioraPTKIN
#FUAUINSSC
#UINSSC
#AdabHumaniora
#Ekoteologi
#PendidikanIslam
#KampusDigital